Rabu, 24 Mei 2017

Renungan Khusus : KENAIKKAN TUHAN YESUS KRISTUS

Renungan Khusus : KENAIKKAN TUHAN YESUS KRISTUS

Tema       : Tetap Bangkit oleh Kekuatan Janji
Pemateri : Pdt. Imanuel Gunawan Prasidi
Bacaan    :
  * Kisah Para Rasul 1:1-11
  * Lukas 24:44-53
  *
Gereja     : Kristen Indonesia Probolinggo (GKI)
Hari/Tanggal   : 25 Mei 2017

                           [Klik Here]

Renungan:
--> Sebuah ilustrasi "Ayam Jantan Berkokok" dari mitologi tiongkok. Diceritakan bahwa ayam jantan berkokok dipagi hari menagih janjinya kepada naga yang meminjam tajinya. Karena konon katanya sang ayam adalah penguasa hutan.

--> Dari mitologi diatas dapat diambil pesannya, yaitu: "Jangan lelah berharap karena janji suatu hari pasti ditepati."

--> Kenaikkan Kristus meninggalkan janji, dalam:
*Matius  : Kristus Menyertai Kita
*Markus : Kuasa Kristus
*Lukas dan Kisah Para Rasul: Janji akan roh kudus.

--> Kita percaya janji karena siapa yang memberikan janji.

--> Tinggalkan hati anak-anak dan dewasalah untuk mengawali hidup dalam jalan Tuhan.

               [Klik Here]

Minggu, 07 Mei 2017

Renungan Hari ini

Renungan Harian: Menua Dengan Indah

MENUA DENGAN INDAH
Bacaan: Ibrani 10:22-39

Saat bekerja di Panti Wreda, saya mengamati ada dua kelompok orang lanjut usia (lansia). Kelompok pertama adalah lansia yang sehat secara mental dan berpandangan positif terhadap hidup. Kelompok kedua adalah lansia yang melihat hidup secara negatif dan penuh dengan kepahitan. Tak perlu diragukan lagi, para pekerja dan pengunjung lebih menikmati interaksi dengan lansia yang berkarakter positif.

Setiap manusia mengalami berbagai hal dalam perjalanan hidupnya. Akankah berbagai kisah hidup kita memperkuat iman dalam Tuhan dan menjadikan kita orang tua yang berhikmat, atau sebaliknya, menjadikan kita orang tua yang pemarah dan penuh dengan kepahitan?

Tanpa kita sadari, karakter terbentuk melalui setiap langkah yang kita ambil dalam hidup. Kitab Ibrani menyebutkan bahwa penguasaan diri dan ketekunan menjalankan kehendak Tuhanlah yang membuktikan bahwa kita ini umat-Nya. Dia tidak menjanjikan kemudahan dalam hidup umat-Nya, tetapi Dia menjanjikan penyertaan sampai akhir hidup di bumi ini.

Tentunya kita semua ingin bertambah tua (dewasa) dalam hikmat dan keindahan karakter. Oleh karena itu, marilah kita melatih rohani kita agar bertumbuh dalam kehendak-Nya. Berdoalah supaya Tuhan menguatkan kita agar selalu tekun dan tahan uji dalam menghadapi berbagai tantangan hidup. Setialah sampai akhir! Mahkota kehidupan tersedia bagi kita. --YHC/Renungan Harian
Buka juga blog aku yang lainnya:
www.perjalananpanjangroli.blogspot.com
www.membacabersamaroli.blogspot.com
www.puisirekolanusroli.blogspot.com
www.tabelkubaca.blogspot.com
www.cerpenroli.blogspot.com

Disadur dari: http://www.alkitabku.com/id//renungan-harian/2017/04/22
Baca selengkapnya: http://www.alkitabku.com/id//renungan-harian/2017/04/22
Dikirim dari Alkitabku. Unduh di http://android.alkitabku.com

Sabtu, 06 Mei 2017

AKU ADALAH PINTU

Renungan Mingguan: Aku Adalah Pintu

Tema         : Aku Adalah Pintu
Gereja        : GKI Probolinggo
Pembicara: Pdt. Didik Tridjatmiko
Bacaan      : Yohanes 10 : 1-10

Kebiasaan Tuhan Yesus menjadikan media untuk mengajar. Dalam hal ini kita diajarkan melalui kata "Pintu" untuk mengerti bahwa Yesus adalah penghubung antara manusia dengan Allah.
Keselamatan dari Allah adalah hal yang komunal bukan personal. Dalam Alkitab dapat kita baca bahwa Allah merupakan sosok yang personal yang bersifat komunal.

2 filsafat mengenai Pintu:
1. Pintu terbuka,  adalah hal yang mengandung sifat hospitality (keramahan). Sehingga jangan pernah kita mengunci diri dari relasi dengan sesama manusia dan Allah. Sebagai Contoh Rumah Sakit yang selalu terbuka dan memberikan pelayanan hospitality yang ramah.

2. Pintu Tertutup, mengandung unsur non-hospitality dan menimbulkan kesengsaraan. Sebagai contoh kehidupan di penjara yang menimbulkan kegelisahan dalam diri.

Demikianlah Tuhan Yesus turun ke dunia bukan hanya untuk memberitakan keselamatan Allah saja, namun membawa spiritual hospitality surgawi. Teladan Gereja Mula-mula adalah Gereja yang tidak memandang kasta, kelompok, dan perpecahan. Gereja yang merupakan rumah bergumul, rumah bersekutu, dan rumah yang bertujuan untuk kemulian Allah serta pintu keselamatan.....

Gaya pengajaran yang dilakukan Yesus adalah non-sentralisme tapi menghampiri dan menyatu dengan jema'at (blusukan). Kehidupan harus dijadikan akses untuk pulih, dengan tetap menjadi pintu yang terbuka bagi Allah dan sesama manusia.

APAKAH KEHIDUPAN YANG KITA MILIKI SUDAH TERBUKA DENGAN TUHAN? DENGAN SESAMA? APA YANG KITA TAWARKAN UNTUK TUHAN?--Rhow--

Selasa, 02 Mei 2017

Renungan Hari Ini

Renungan Harian: Raja Yang Langka

RAJA YANG LANGKA
Bacaan: Yunus 3:1-10

Yunus Modern. Begitu judul artikel Edward B. Davis, asisten profesor di Philadelphia, yang meneliti laporan sebuah media lokal. Pada Februari 1991, seorang nelayan bernama James Bartley ditelan ikan paus besar. Ikan itu tertangkap dan, perutnya dibelah, ditemukanlah Bartley masih bernapas. Mirip dengan kisah Yunus, yang kerap diperdebatkan karena dianggap kejadian langka, ajaib, bahkan mustahil. Namun, sebenarnya keajaiban di Kitab Yunus bukan hanya itu.

🌎Karya Sastra🌎 🌎Membaca🌎 🌎Cerpen🌎

Keajaiban lainnya adalah turunnya raja negeri Niniwe dari singgasana untuk bertobat dan memulai sebuah perubahan radikal di negerinya. Bukankah ini langka? Ajaib, bukan? Ada sebuah pertobatan nasional dimulai dari rajanya sendiri! Dan, karena dimulai dari rajanya, dampak dari pertobatan itu sungguh besar dan nyata. Yunus sendiri tidak menduganya. Dan, Allah pun-demi melihat pertobatan itu-membatalkan rencana penghukumannya (ay. 10).

🌐Tabel🌐 🌎Wisata🌎

Sejarah memperlihatkan kisruhnya dunia ini salah satunya akibat ulah para pemimpin yang kesukaannya hanya memerintah, bukan menjadi teladan. Yang dicontohkan justru hal-hal yang buruk. Akibatnya, keburukan pun menjalar ke mana-mana. Perubahan positif dalam masyarakat, di sekolah, di tempat kerja, dan di kehidupan keluarga sungguh menantikan teladan seorang pemimpin, yaitu dia yang bersedia untuk memulai sebuah aksi perubahan pertama dan terutama dari dirinya sendiri. Langka memang, namun bukan mustahil jika Anda dan saya bersedia memulainya. --PAD/Renungan Harian

Disadur dari: http://www.alkitabku.com/id//renungan-harian/2017/04/22
Baca selengkapnya: http://www.alkitabku.com/id//renungan-harian/2017/04/22
Dikirim dari Alkitabku. Unduh di http://android.alkitabku.com